Minggu, 10 Januari 2010

Mutiara Dakwah

Abdullah Nashih „Ulwan dalam bukunya “Lima Taujih Ruhiyah Untuk aktifis Dakwah dan Harakah” mengingatkan para aktifis dakwah untuk selalu bersiap menghadapi berbagai kenyataan dan ken-dala yang mungkin terjadi, diantaranya: pertama: Seorang aktifis harus siap menghadapi kemungki-nan berbagai tudingan bohong. Propaganda batil yang dilancarkan kepadanya, sikap sinis dan mere-mehkan sehingga menyudutkan seruan dakwah. • Kedua: Seorang aktifis harus siap menghadapi kemungki-nan resiko yang bakal di derita berupa pemecatan dari jabatan dengan segala fasilitasnya, atau pemu-tusan kerja dan pencabutan dari berbagai sumber kehidupan.Ketiga: Seorang aktifis harus menghadapi kemungkinan berbagai tantangan di lingkungannya, dalam bentuk isolasi dari masyarakat atau keluarganya, bahkan sampai pengusiran dari kampung halaman atau negerinya.. •Keempat: Seorang aktifis harus siap menghadapi kemungki-nan tipu daya dan bujukan yang akan melum-puhkan perjuangannnya. Mulai dari kedudukan dan jabatan, harta kekayaan dan status sosial yang membanggakan, sampai kepada wanita-wanita cantik yang menggiurkan. •Kelima: Seorang aktifis harus siap menghadapi segala kemungkinan pengorbanan jiwanya, yaitu gugur sebagai syuhada demi Din Islam dan tegaknya kalimatullah hiyal „ulya di atas bumi.

Abdullah Nashih „Ulwan dalam bukunya “Lima Taujih Ruhiyah Untuk aktifis Dakwah dan Harakah” mengingatkan para aktifis dakwah untuk selalu bersiap menghadapi berbagai kenyataan dan ken-dala yang mungkin terjadi, diantaranya: pertama: Seorang aktifis harus siap menghadapi kemungki-nan berbagai tudingan bohong. Propaganda batil yang dilancarkan kepadanya, sikap sinis dan mere-mehkan sehingga menyudutkan seruan dakwah. • Kedua: Seorang aktifis harus siap menghadapi kemungki-nan resiko yang bakal di derita berupa pemecatan dari jabatan dengan segala fasilitasnya, atau pemu-tusan kerja dan pencabutan dari berbagai sumber kehidupan.Ketiga: Seorang aktifis harus menghadapi kemungkinan berbagai tantangan di lingkungannya, dalam bentuk isolasi dari masyarakat atau keluarganya, bahkan sampai pengusiran dari kampung halaman atau negerinya.. •Keempat: Seorang aktifis harus siap menghadapi kemungki-nan tipu daya dan bujukan yang akan melum-puhkan perjuangannnya. Mulai dari kedudukan dan jabatan, harta kekayaan dan status sosial yang membanggakan, sampai kepada wanita-wanita cantik yang menggiurkan. •Kelima: Seorang aktifis harus siap menghadapi segala kemungkinan pengorbanan jiwanya, yaitu gugur sebagai syuhada demi Din Islam dan tegaknya kalimatullah hiyal „ulya di atas bumi.

0 komentar:

Posting Komentar

© 2009 - Khair syuhada' & friska syahidah | Free Blogger Template designed by Choen

Home | Top